Tentang Data

Pelajari sumber, cakupan, agregasi, confidence, dan keterbatasan data crowdsourcing Toolora.

Memahami Peta Kualitas Internet Indonesia

Peta Kualitas Internet Indonesia adalah proyek pengukuran berbasis komunitas yang membantu masyarakat melihat performa koneksi dalam kondisi penggunaan nyata. Setiap hasil berasal dari pengujian yang dimulai secara sadar oleh pengguna melalui browser. Sistem mengukur estimasi download, upload, ping, dan jitter melalui endpoint Toolora sendiri tanpa penyedia speed test pihak ketiga. Data ini adalah kumpulan observasi komunitas, bukan pernyataan resmi mengenai cakupan atau mutu suatu operator.

Sumber dan proses pengukuran

Pengujian download mengambil beberapa paket data acak berukuran terbatas dari server Toolora. Pengujian upload membuat data uji sementara di browser lalu mengirimkannya ke endpoint Toolora; server membuang isi data setelah jumlah byte dibaca. Ping mengukur waktu perjalanan permintaan kecil, sedangkan jitter menunjukkan variasi antarhasil ping. Tidak ada foto, dokumen, atau file pribadi yang dipilih dari perangkat pengguna.

Lokasi dan privasi

Izin GPS bersifat opsional. Pengguna dapat memilih provinsi dan kota secara manual, atau melanjutkan dengan lokasi Unknown. Jika GPS digunakan, koordinat dibulatkan sebelum disimpan agar peta tidak mempertahankan titik perangkat dengan presisi penuh. Toolora tidak menyimpan nama, email, nomor telepon, alamat IP mentah, MAC Address, IMEI, maupun user-agent lengkap bersama hasil pengukuran.

Agregasi dan confidence

Data publik ditampilkan sebagai grid atau statistik wilayah, bukan koordinat individual. Median, persentil, jumlah hari aktif, keragaman grid, dan minimum sampel digunakan untuk mengurangi kesimpulan dari data yang terlalu sedikit. Warna dan ranking merupakan panduan berbasis sampel yang tersedia, bukan jaminan pengalaman setiap pelanggan.

Keterbatasan dan cara membaca hasil

Distribusi pengujian tidak merata dan belum tentu mewakili seluruh pelanggan atau cakupan provider. Hasil dipengaruhi kekuatan WiFi, kemampuan perangkat, aktivitas latar belakang, jarak ke server, kepadatan jaringan, waktu pengujian, dan routing. Lakukan beberapa tes pada waktu berbeda dan gunakan perangkat serta lokasi yang sama ketika membandingkan koneksi.